Category : Informasi | Sub Category : Umum Posted on 04-Mar-2026 08:09:52
Amazon Web Services (AWS) mengonfirmasi salah satu pusat
data miliknya yang berada di Uni Emirat Arab (UEA) mengalami kebakaran karena
terkena puing di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Insiden tersebut
menyebabkan gangguan konektivitas pada salah satu zona ketersediaan AWS di
wilayah tersebut. Menurut laporan Business Insider, Senin (2/3), AWS
menyebutkan sekitar pukul 07.30 waktu setempat, benda tersebut memicu percikan
api dan kebakaran namun perusahaan tidak merinci objek apa yang mengenai
fasilitas tersebut.
“Dinas pemadam kebakaran dilaporkan langsung memutus aliran
listrik ke fasilitas dan generator untuk memudahkan proses pemadaman
api,” kata AWS dalam keterangan resmi seperti dikutip Business Insider.
Akibatnya, konektivitas dan sejumlah layanan terdampak di zona tersebut
mengalami gangguan. Menurut peta cakupan AWS, perusahaan memiliki tiga zona
ketersediaan di UEA.
Setiap zona ketersediaan dapat terdiri atas satu atau
lebih pusat data dalam satu wilayah yang dirancang untuk memastikan keandalan
dan redundansi layanan cloud. Amazon Berupaya Pulihkan Daya dan Konektivitas.
AWS juga menyebut gangguan juga berdampak pada layanan lain, seperti DynamoDB
dan S3 yang mengalami peningkatan tingkat kesalahan atau error
rate dan latensi signifikan.
Perusahaan menyatakan tengah berupaya memulihkan daya dan
konektivitas sebelum memulihkan sumber daya pelanggan yang terdampak. Proses
pemulihan diperkirakan memakan waktu beberapa jam. Insiden ini terjadi di
tengah eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran,
serta serangan balasan Iran terhadap sejumlah aset AS di negara-negara Teluk.
Sejumlah laporan dan rekaman video menunjukkan rudal
melintas di langit Dubai selama akhir pekan, dengan beberapa dampak menyebabkan
kebakaran dan gangguan infrastruktur di berbagai lokasi. Selain pusat data AWS,
beberapa properti ikonik di Dubai juga dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk
hotel mewah Fairmont The Palm dan Burj Al Arab, serta bandara utama Dubai.
Menjelang Minggu (1/3) malam waktu setempat, AWS menyatakan mulai melihat tanda-tanda
pemulihan signifikan pada sejumlah sistem.
Meskipun begitu, pasokan listrik di pusat data yang
terdampak masih belum sepenuhnya pulih. AWS merekomendasikan pelanggan yang
memungkinkan untuk memanfaatkan zona ketersediaan alternatif atau wilayah AWS
lainnya guna meminimalkan dampak gangguan.
RINGKASAN: