Category : Informasi | Sub Category : Umum Posted on 07-Aug-2026 09:17:47
PT Telkomsel menjalin kerja sama dengan China Telecom
Global Limited (CTG) untuk menjajaki pengembangan solusi digital terintegrasi
bagi pelanggan enterprise dan berbagai sektor industri di Indonesia. Kolaborasi
ini difokuskan pada pemanfaatan akal imitasi (AI), Internet of Things (IoT),
layanan berbasis information and communication technology (ICT), serta peluang
penerapan jaringan 5G di berbagai industri.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota
kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam ajang Mobile World
Congress (MWC) Shanghai pada 25 Juni 2026. Melalui kolaborasi itu, China
Telecom Global Limited akan membawa solusi dan kapabilitas teknologinya untuk
mendukung pengembangan solusi AI, IoT, serta layanan berbasis ICT.
Kapabilitas ini akan dipadukan dengan jaringan, kanal penjualan, dan pemahaman
Telkomsel terhadap kebutuhan pelanggan di Indonesia.
Telkomsel dan China Telecom Global Limited juga akan
menjajaki peluang pengembangan solusi berbasis kartu SIM atau simcard untuk AI
dan IoT, serta dukungan konektivitas 5G dan LTE bagi berbagai sektor industri. Dalam
siaran pers, Telkomsel menyebut kebutuhan konektivitas industri di
Indonesia terus berkembang seiring karakteristik wilayah yang tersebar di lebih
dari 17.000 pulau. Operasional bisnis di kawasan terpencil, kawasan industri,
pelabuhan, hingga lokasi pertambangan membutuhkan konektivitas yang andal,
aman, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat.
Menurut Telkomsel, kebutuhan itu kini bergeser dari sekadar
cakupan jaringan menuju konektivitas berkinerja tinggi seperti 5G yang
mendukung pemantauan secara real-time, otomasi, serta integrasi dengan
teknologi AI, IoT, dan edge computing. Pada implementasinya, perangkat IoT
seperti sensor dan perangkat terhubung digunakan untuk mengumpulkan data dari
lapangan, sementara AI mengolah data tersebut menjadi informasi yang dapat
digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan. Dengan dukungan konektivitas
yang sesuai, teknologi itu dinilai dapat dimanfaatkan untuk pemantauan aset,
mengantisipasi gangguan operasional, meningkatkan efisiensi proses, hingga
memperkuat keselamatan kerja.
VP Enterprise Product Management and Development Telkomsel
Kwok Wai Kiat mengatakan kerja sama dengan China Telecom Global Limited menjadi
langkah perusahaan dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT,
dan ICT yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri di
Indonesia. "Bagi Telkomsel, transformasi digital adalah tentang
menghadirkan teknologi dan menciptakan dampak yang bermakna bagi dunia usaha
dan berbagai sektor industri di Indonesia," kata Wai Kiat dalam siaran pers.
"MoU dengan China Telecom Global Limited ini menjadi langkah penting bagi
Telkomsel dalam mendorong pengembangan solusi berbasis 5G, AI, IoT, dan ICT
yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri di Indonesia,"
ia menambahkan. Ia juga menyampaikan, sebagai mitra transformasi digital,
Telkomsel berkomitmen membantu pelanggan enterprise mengadopsi inovasi yang
mampu menjawab kebutuhan strategis maupun operasional.
Telkomsel juga memaparkan sejumlah implementasi teknologi 5G yang telah dikembangkan untuk sektor industri. Di sektor pertambangan, perusahaan menghadirkan layanan 5G underground smart mining bersama Freeport Indonesia untuk mendukung pemantauan dan operasi jarak jauh, meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, serta keselamatan pekerja. Selain itu, Telkomsel mengembangkan private 5G untuk smart industrial park di Halmahera, smart manufacturing bersama Toyota Indonesia, serta smart factory bersama Pegaunihan Technology Indonesia.
Teknologi serupa juga diterapkan pada solusi smart warehousing dan smart port untuk membantu perusahaan memantau aset, mempercepat alur kerja, meningkatkan akurasi operasional, serta memperkuat keamanan di lapangan. VP Carrier Business China Telecom Global Lu Faming mengatakan kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi AI, IoT, dan ICT yang relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia. "Dengan menggabungkan kapabilitas teknologi China Telecom Global Limited di bidang AI, IoT, dan layanan ICT dengan pemahaman Telkomsel terhadap kebutuhan pasar, infrastruktur, dan pelanggan di Indonesia, kami berharap eksplorasi bersama ini dapat membuka ruang bagi solusi yang lebih relevan, aman, dan berdampak bagi transformasi digital di Indonesia, khususnya dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan operasional," ujar Lu Faming.